Kumpulan Pola Resensi Buku Non Fiksi Yang Baik Dan Benar
Contoh Resensi Buku Non Fiksi – Apakah kau pernah mendengar kata resensi ? Kata resensi dipakai ketika seseorang sedang membicarakan wacana penerbitan buku ataupun novel. Pada artikel ini, kita akan membahas lengkap mengenai pengertian resensi beserta teladan resensi buku non fiksi.
Kita menyediakan beberapa teladan yang cukup lengkap mengenai resensi buku non fiksi pada artikel ini. Jika kau mengalami kesulitan untuk meresensi buku, maka kau berada di daerah yang sangat sempurna 🙂
Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai resensi secara lengkap :
Daftar Isi Artikel
- Pengertian Resensi Buku
- Tujuan Resensi
- Manfaat Resensi
- Jenis Jenis Resensi
- Unsur Unsur Resensi
- Cara Meresensi Buku Non Fiksi yang Baik dan Benar
- Contoh Resensi Buku Non Fiksi #1
- Contok Resensi Buku Non Fiksi #2
- Contoh Resensi Buku Non Fiksi #3
- Contoh Resensi Buku Non Fiksi #4
- Contoh Resensi Buku Non Fiksi #5
- Contoh Resensi Buku Non Fiksi #6
Pengertian Resensi Buku

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, resensi yaitu pembicaraan buku atau ulusan mengenai sebuah buku. Isi dalam sebuah resensi buku atau novel yaitu bahasan singkat dan terang yang memperlihatkan klarifikasi dan pendapat mengenai buku atau novel tersebut.
Dalam meresensi sebuah buku atau novel berarti telah menilai dan mengungkapkan kembali isi buku tersebut sesuai dengan pemikiran kamu. Sebenarnya menulis resensi bertujuan untuk memperlihatkan informasi buku yang telah diulas kepada masyarakat luas.
Selain itu, meresensi sebuah buku atau novel bertujuan untuk memberikan kepada pembaca wacana sebuah buku yang dibentuk penulis. Apakah buku atau novel tersebut mempunyai nilai lebih atau tidak.
Ketika kau sudah memahami tujuan dari meresensi buku, selanjutnya kau harus mengetahui unsur-unsur apa saja yang harus diperhatikan dalam meresensi sebuah buku atau novel.
Ada dua unsur yang harus diperhatikan, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Beberapa unsur intrinsik yang harus diperhatikan yaitu penokohan, tema, alur, gaya bahasa, amanat, dan latar.
Sedangkan yang termasuk kedalam unsur ekstrinsik yaitu latar belakang pengarang, pandangan hidup pengarang, dan situasi sosial.
Setelah kau memahami unsur-unsur ini, kau akan dengan gampang meresensi sebuah buku atau novel. Berikut yaitu beberapa teladan resensi buku non fiksi :
Tujuan Resensi

Berikut ini yaitu beberapa tujuan meresensi buku :
- Mengajak para pembaca untuk berdiskusi lebih jauh wacana problem yang diangkat dalam karya yang dibentuk resensi. Entah itu berupa buku, novel ataupun majalah.
- Resensi dibentuk untuk memperlihatkan pemahaman serta informasi secara lebih kepada pembaca wacana sebuah karya yang akan diresensi.
- Memberikan pertimbangan kepada pembaca wacana kelayakan sebuah karya untuk dibaca atau diterbitkan.
- Memberikan balasan dan informasi kepada pembaca mengenai pertanyaan-pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pembaca mengenai sebuah karya yang telah diterbitkan.
Manfaat Resensi

Beberapa manfaat resensi buku atau novel :
- Sebagai materi pertimbangan dan memperlihatkan gambaran secara umum kepada pembaca wacana suatu karya dan untuk mensugesti mereka atas karya tersebut.
- Mendapatkan uang atau imbalan serta buku-buku yang akan diresensi secara gratis dari penerbit buku apabila karya yang diresensinya di muat di koran atau majalah.
- Merupakan sarana atau media promosi buku. Buku yang di resensi merupakan buku gres yang belum pernah di resensi oleh orang lain. Dengan demikian, resensi merupakan sebagai media promosi buku gres tersebut untuk menarik perhatian orang yang suka membaca.
- Pengembangan kreatifitas. Semakin sering menulis, maka kita akan semakin terlatih untuk lebih berinovasi dalam menulis. Hal ini dilakukan untuk sanggup membuatkan kreativitas yang kita miliki.
Jenis Jenis Resensi
Jenis Jenis Resensi

Berikut ini yaitu jenis-jenis resensi buku :
1. Resensi Informatif
Resensi informatif yaitu resensi yang hanya memperlihatkan informasi mengenai isi dari resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan buku atau karya.
2. Resensi Deskriptif
Resensi deskriptif yaitu resensi yang membahas secara lebih detail pada tiap potongan atau babnya.
3. Resensi Kritis
Resensi kritis yaitu resensi yang berbentuk ulasan secara lebih detail dengan metodologi ilmu.
Unsur Unsur Resensi

Berikut ini yaitu unsur unsur resensi buku atau resensi novel :
1. Identitas Buku
Identitas buku meliputi :
- Judul Buku
- Nama Pengarang
- Nama Penerbit
- Ketebalan Buku
- Tahun Terbit
- Nomor Edisi
Identitas buku juga sanggup meliputi ukuran buku, warna dan gambaran jilid buku. Akan tetapi dalam kepentingannya dengan penulisan resensi hal ini jarang sekali dimunculkan atau dibuat.
2. Ikhtisar Buku
Ikhtisar buku disusun menurut pokok-pokok yang terkandung dalam buku. Akan tetapi sebab buku yang akan di resensi berupa novel maka cara memilih pokok-pokoknya berbeda dengan buku non fiksi.
Pokok-pokok isi novel sanggup ditentukan dengan menurut keadaan maupun peristiwa-peristiwa penting yang digambarkan di dalam novel.
3. Kepengarangan
Sosok pengarang sering kali diceritakan dalam resensi novel. Hal ini berkaitan dengan latar belakang, keahlian, sikap-sikap, dan karya-karya yang dibentuk olehnya.
Bagian-bagian tersebut diceritakan secara ringkas dan pada umumnya tidak melebihi satu paragraf.
Sosok pengarang pada umumnya dicantumkan di halaman pertama atau dibagian belakang novel tersebut. Dari sanalah kau bisa berbicara wacana unsur kepengarangan.
Untuk pengarang yang sudah terkenal, kau sanggup membaca dari sumber-sumber lainnya menyerupai di internet.
4. Keunggulan dan Kelemahan Buku
Keunggulan dan kelemahan buku pada resensi sanggup berkaitan dengan unsur-unsur novel. Terhadap unsur-unsur ini, kau sanggup memperlihatkan penilaian, baik itu menurut kesederhanaan, kejelasan, kekhasan, penguasaan masalah, dan aspek-aspek lainnya yang sanggup kau tentukan sendiri sesuai dengan kreatifitas kamu.
Cara Meresensi Buku Non Fiksi yang Baik dan Benar

Bagian-Bagian dalam Meresensi Buku :
- Judul resensi
- Judul buku yang akan di resensi
- Indentitas buku
- Rangkuman atau sinopsis padu buku
- Kelebihan buku
- Kekurangan buku
- Pendapat penulis
1. Menentukan Buku yang Akan di Resensi
Langkah pertama yang harus kau lakukan yaitu memilih buku yang akan di resensi. Buku yang layak untuk diresensi yaitu buku yang memenuhi syarat sebagai berikut :
- Berisi hal-hal yang aktual
- Berkualitas baik
- Belum pernah di resensi
- Terbitan baru
2. Menuliskan Identitas Buku
Identitas buku yang harus kau perhatikan yaitu judul buku, penulis, penerbit, kota daerah terbit, tahun terbit, dan berapa jumlah halaman yang terdapat pada buku tersebut.
Contohnya :
Judul Buku : Muhammad Al Fatih 1453
Penulis : Felix Siauw
Penyunting : Salman Iskandar
Penerbit : Al Fatih Press
Cetakan : Kelima, November 2013
Tebal Buku : XXVI + 320 halaman
ISBN : 978 602 17997 03
3. Menulis Rangkuman atau Sinopsis Buku
Merangkum isi buku bertujuan untuk mendapat gambaran mengenai isi buku. Kamu harus membaca buku tersebut secara menyeluruh dengan cermat untuk sanggup memahami isinya. Rangkuman harus mencerminkan garis besar isi buku secara keseluruhan.
4. Mengemukakan Kelebihan dan Kekurangan Buku
Setelah merangkum isi buku, kau harus menuliskan apa kelebihan dan kekurangan isi buku. Itu artinya kau harus menilai buku tersebut.
Dalam evaluasi itu, kau sanggup memperlihatkan tanggapan pribadi terhadap buku yang kau resensi. Meskipun demikian, evaluasi yang kau berikan haris dilakukan secara jujur dan objektif.
5. Menulis Resensi Secara Lengkap
Setelah kau memperoleh data yang lengkap, selanjutnya data tersebut kau resensi dengan sebuah goresan pena yang padu.
Dan jangan lupa memperlihatkan rekomendasi atas kelayakan buku tersebut untuk dibaca.
Contoh Resensi Buku Non Fiksi #1

Cewek Smart
Identitas Buku
Judul Buku : Cewek Smart
Pengarang Buku : Ria Fariana
Penerbit Buku : Gema Insani
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2008
Tebal Buku : 200 halaman
Sinopsis Cewek Smart
Buku memang dirancang untuk membantu remaja wanita biar sanggup menyikapi permasalahan yang terjadi disekitar kita. Buku ini juga mengupas bagaimana menjadi seorang wanita yang cerdas dan mempunyai kepribadian yang baik sesuai syariat Agama Islam.
Perempuan yang cerdas sesuai syariat yaitu seseorang yang sanggup memakai kecerdasannya untuk menambah keimanannya. Perempuan cerdas itu tidak diukur dari seberapa tinggi nilai raportnya.
Tetapi bagaimana caranya ia bisa menuntaskan suatu permasalahan dalam hidupnya dengan tolak ukur tertentu yang penuh tanggungjawab.
Secara umum, buku ini berisi dasar-dasar menjadi seorang wanita yang sholeha. Bagaimana sih menjadi wanita yang cerdas sesuai syariat ? Apa perlu wanita itu harus centil ?
Kita enggak perlu yang namanya pacaran. Semuanya bermuara pada sejumlah nasehat sederhana dan simpel yang sanggup membantu untuk menyikapi suatu permasalahan.
Buku ini bisa memabantu menyadarkan remaja wanita untuk bersikap sesuai syariat Agama Islam. Dengan membaca buku ini, kau sanggup merenungkan mana yang seharusnya dilakukan dan yang tidak dilakukan.
Di buku ini terdapat banyak kata-kata bijak menyerupai “Islam mendorong wanita untuk cerdas biar ia tidak muda di bodohi oleh siapapun”.
Kelebihan Buku
Dapat menuntun remaja wanita zaman kini untuk hijrah ke jalan yang benar sesuai syariat Agama Islam. Bahasa buku ini gampang sekali untuk dipahami, sebab bahasanya merupakan bahasa yang terkenal dan gaul. Cover buku ini juga sangat menarik dengan kartun yang lucu dan penuh warna yang menambah nuansa keistimewaan buku ini.
Kekurangan Buku
Buku ini sangat sedikit penjualannya dan gambar gambaran yang terdapat dalam buku ini masih bewarna hitam putih.
Baca juga artikel : 7 Contoh Resensi Novel Fiksi Terlengkap !
Contok Resensi Buku Non Fiksi #2

Tips & Trik Jago Main Rubik
Identitas Buku
Judul Buku : Tips & Trik Jago Main Rubik
Penulis Buku : Wicaksono Hadi
Penerbit Buku : Gradien Mediatama
Cetakan : 1, 2009
Tebal Buku : 184 halaman
Sinopsis Tips & Trik Jago Main Rubik
Rubik merupakan permainan puzzle mekanik berbentuk kubus yang mempunyai enam warna yang berbeda pada setiap sisinya. Ditemukan pada tahun 1974 oleh Profesor Erno Rubik.
Profesor Erno Rubik yaitu seorang arsitek dan pemahat asal Hungaria. Dengan waktu yang tidak lama, rubik membuat sensasi Internasional. Setiap orang ingin memilikinya dan memainkannya.
Demam ini menjalar baik pada bawah umur maupun orang dewasa. Ada sesuatu yang memikat pada kubus kecil ini. Ia mempunyai konsep yang serhana, elegan, namu secara mengejutkan sangat sulit untuk diselesaikan.
Satu demi satu kompetisi lokal diadakan untuk berlomba menuntaskan permainan rubik. Diantaranya yaitu United Kingdom Rubik’s Cube Championship (Desember 1981), American Rubik’s Cube Championship (November 1981), Canada Rubik’s Cube Championship (Maret 1982).
Puncaknya yaitu pada bulan Juni 1982 untuk pertama kalinya diselenggarakan Rubik’s Cube World Championship di Budapest, dimana orang-orang dari banyak sekali negara dipertemukan oleh permainan rubik.
Kejuaraan tersebut dimenangkan oleh pelajar Vietnam yang gres berumur 16 tahun dengan catatan waktu hanya 22,95 detik. Suatu prestasi yang luar biasa sekali.
Ketertarikan publik pada permainan rubik mulai memudar menjelang tahun 1990-an. Orang-orang sudah terlalu kesal ketika mencoba menuntaskan tapi tak kunjung berhasil.
Sebagian orang lebih tertarik dengan kehadiran video game elektronik pada ketika itu. Namun hingga hari ini, lebih dari 30 juta rubik telah terjual, menjadikannya sebagai permainan puzzle terlaris di Dunia sepanjang masa.
Dengan kemunculan internet, rubik hasilnya bangkit. Pada tahun 2000-an, petunjuk untuk sanggup menuntaskan rubik telah banyak ditemukan di internet. Demam rubik pun kembali melanda untuk kedua kalinya.
Puncaknya terjadi pada tahun 2003, ketika World Championship kedua yang diadakan di Canada. Rubik dipandang sebagai permainan yang positif, melatih motorik, daya ingat, serta bisa mendorong pemainnya untuk menjalin komunitas dan berkompetisi secara sehat.
Kelebihan Buku
Buku ini mempunyai banyak gambar yang menarik, penjelasannya lebih terperinci dan jelas, serta terdapat indeks untuk kata-kata yang sulit dimengerti.
Kekurangan Buku
Masih terdapat beberapa kata yang sulit dimengerti dan tidak terindeks pada potongan indeks.
Baca juga artikel : Contoh Resensi Buku Pengetahuan yang Baik dan Benar !
Contoh Resensi Buku Non Fiksi #3

Pengantar Filsafat Pendidikan
Identitas Buku
Judul Buku : Pengantar Filsafat Pendidikan
Penulis Buku : Drs. Uyoh Sadulloh, M.pd
Penerbit Buku : Alfabeta, CV
Cetakan : II
Tebal Buku : 183 halaman
Tahun Terbit : 2004
Sinopsis Pengantar Filsafat Pendidikan
Pendidikan merupakan kegiatan yang hanya dilakukan insan yang meliputi semua pengalaman serta pemikiran insan wacana makna dari pendidikan.
Pendidikan sebagai suatu praktek dalam kehidupan, sama halnya dengan kegiatan-kegiatan lain. Seperti kegiatan ekonomi, agama, hukum, dan lain-lain.
Selain itu, kita sebagai insan juga sanggup mempelajari pendidikan secara akademik. Baik itu secara empirik yang bersumber dari pengalaman seseorang, maupun dengan jalan perenungan-perenungan.
Yang pertama kita sebut sebagai praktek pendidikan, sedangkan yang kedua disebut sebagai teori pendidikan.
Kelebihan Buku
Buku ini bisa memperlihatkan informasi wacana sumber nilai dan bagaimana insan sanggup memperoleh nilai tersebut sebab pendidikan intinya tidak sanggup dipisahkan dengan nilai.
Kekurangan Buku
Buku ini kurang memperlihatkan pemahaman bagi pembaca khususnya bagi pemula sehingga pesan yang mau diutarakan oleh pengarang tidak tersampaikan pada pembaca.
Baca juga artikel : 7 Contoh Teks Eksemplum Beserta Strukturnya !
Contoh Resensi Buku Non Fiksi #4

Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang
Identitas Buku
Judul Buku : Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang
Pengarang Buku : Andrias Harefa
Penerbit Buku : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2002
Halaman : I-IX + 103 halaman
Sinopsis Agar Menulis – Mengarang Bisa Gampang
Aktivitas menulis sering kali dikaitkan dengan talenta yang dimiliki oleh seseorang. Tidak selamanya talenta bisa membuat acara tulis menulis menjadi selancar dan semudah apa yang kita bayangkan.
Berulang kali pakar hebat menyatakan bahwa menulis yaitu pelajaran dasar yang sudah kita peroleh sejak dibangku sekolah dasar dan bahkan di taman anak-anak.
Dengan kata lain, mengarang yaitu keterampilan ketika sekolah dasar. Namun, sering kali ketika kita hendak menuangkan ide-ide dalam bentuk tulisan, kata “bakat” selalu dijadikan sebagai kambing hitam yang selalu dipersalahkan.
Mengarang bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, juga bukan merupakan suatu hal yang sulit untuk dikerjakan. Jika komitmen itu senantiasa dijaga, maka proses menulis dan mengarang menjadi lebih mudah.
Komitmen tersebut yaitu janji pada diri sendiri bahwa saya akan menjadi seorang penulis yang hebat. Jadi, menulis itu enggak perlu mempunyai bakat. Sebab talenta tidak lebih dari minat dan ambisi yang terus menerus dikembangkan.
Kelebihan Buku
Materi yang terkandung dalam buku ini memperlihatkan semangat pada pembaca untuk sanggup berkarya, yaitu dengan cara menulis dan mengarang. Buku ini juga bisa menyajikan ide-ide kreatif dan motivasi dalam proses berguru menulis dan mengarang.
Kekurangan Buku
Secara implisit buku ini ditulis secara asal dan terkesan mahal.
Contoh Resensi Buku Non Fiksi #5

Remaja Membangun Kepribadian
Identitas Buku
Judul Buku : Remaja Membangun Kepribadian
Penulis Buku : Anna Windyartini S.
Tahun Terbit : 2008
Penerbit : Nobel Edumedia
Tebal Buku : IX + 79 halaman
Sinopsis Remaja Membangun Kepribadian
Buku ini terdiri dari beberapa potongan yaitu :
Bab I (Berbagai Jenis Kecerdasan dalam Diri Manusia)
Menjelaskan wacana banyak sekali macam kecerdasan yang berada dalam diri insan dan cara-cara yang bisa ditempuh untuk membuatkan intelegasi kecerdasan tersebut.
Dalam pembahasan ini diambil dari beberapa sumber yang sangat terpercaya, yaitu para hebat Internasional yang sangat profesional di bidang intelegensi, diantaranya yaitu Howard Gardner yang merupakan psikolog dari Amerika Serikat yang mengemukakan wacana sepuluh macam intelegensi menurut penelitian yang ia lakukan, yaitu Kecerdasan Lingustik, Kecerdasan Logis Matematis, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Tubuh Kinestetik, Kecerdasan Spasial, Kecerdasan Intrapersonal, Kecerdasan Naturalis, Kecerdasan Spiritual, dan Kecerdasan Eksistensial.
Tidak hanya itu, pada potongan pertama ini juga menjelaskan cara-cara yang cocok untuk membuatkan potensi intelegensi seseorang yang sanggup didukung dari hasil pengamatan dan penelitian para ahli.
Bab II (Memanfaatkan Berbagai Intelegensi)
Dijelaskan bahwa setiap orang mempunyai potensi yang berbeda-beda dan tidak ada orang yang tidak mempunyai potensi sehingga perlu di cari tahu dan perlu untuk dikembangkan. Tidak hanya itu saja, di dalam buku ini juga dibahas wacana visi dan misi yang harus ada dalam setiap diri seseorang biar bisa membuatkan potensi dirinya dengan baik.
Selain itu, dalam potongan ini juga dibahas wacana managemen dan cara untuk berguru dan membuatkan potensi diri sesuai dengan kebutuhan atau potensi masing-masing individu sehingga semuanya dilalui dengan mudah.
Bab III (Study is Beatiful)
Tidak begitu banyak yang dibahas dalam potongan ini, tapi cukup meyakinkan pembaca bahwa berguru itu yaitu suatu hal yang sangat indah dan menyenangkan sehingga memunculkan motivasi tersendiri untuk lebih bersemangat dalam belajar.
Bab IV (Berbagai Kisah Tentang Belajar)
Pada potongan ini, membahas wacana pengalaman berguru dari kebanyakan orang dan juga membahas kisah-kisah unik dan menarik seputar perjalanan berguru seseorang yang diceritakan secara terbuka oleh orang-orang yang pernah mengalaminya. Cerita-cerita yang diangkat benar-benar membuat para pembaca termotivasi dan lebih bersemangat dalam belajar.
Kelebihan Buku
Buku ini mempunyai pembahasan yang singkat namun sangat gampang dipahami. Buki ini juga ditulis menurut dengan gagasan yang sanggup diandalkan menyerupai hebat psikolog dunia, nasional, dan bahkan survei eksklusif dari masyarakat.
Contoh-contoh yang dipakai dalam buku ini juga sangat menarik dan memperlihatkan motivasi bagi para pembacanya biar lebih semangat dalam belajar.
Kekurangan Buku
Masih terdapat kata-kata yang mungkin sulit dimengerti oleh kalangan pelajar. Gambar gambaran pada buku ini masih kurang terang sehingga akan menjadikan kebosanan bagi para pembacanya.
Motivasi dalam buku ini harus dianalisis lebih dalam lagi. Karena minimnya pemaparan bagi para pembacanya.
Baca juga artikel : 7 Contoh Teks Anekdot Terlucu, Dijamin Ngakak !
Contoh Resensi Buku Non Fiksi #6

The Magic Smile “SENYUM”
Identitas Buku :
Judul Buku : The Magic Smile “SENYUM”
Pengarang Buku : Athif Abul’Id
Penerbit : Al-Jadid
Jumlah Halaman : 108
Sinopsis The Magic Smile
Tidak seorangpun yang sanggup memungkiri sihir senyuman dan efeknya terhadap orang lain. Betapa banyaknya senyuman yang sanggup membuka hati seseorang dan mensugesti pikiran orang lain.
Senyum memperlihatkan sikap sederhana, tapi kalau dilihat pada hakikatnya, senyum mempunyai sikap kompleks yang sanggup memikat dan menarik perhatian.
Secara psikis senyum itu terdiri dari banyak makna dan arti. Ada senyum jujur, senyum palsu, dan senyum yang lainnya.
Di buku ini membahas semua macam wacana senyuman. Kita sanggup mengetahui senyum yang ideal itu senyum yang menyerupai apa. Di buku ini kau juga bisa mengetahui arti dari senyuman orang lain.
Di potongan pertama buku, penulis menjelaskan wacana jenis-jenis senyuman yang ragamnya hingga delapan belas senyuman. Senyum jujur merupakan pilihan yang paling terbaik dan merupakan kunci dari kebahagiaan yang hakiki.
Bagian kedua, dijelaskan wacana kemampuan senyuman jujur yang sanggup membuka hati yang terkunci dan sanggup mensugesti orang lain. Pada potongan ini juga dijelaskan mengenai bantahan terhadap sangkaan orang bahwa orang yang mempunyai wajah masam itu melambangkan ketugahan dan kebijsanaan seseorang.
Semua dibahas dengan fragmen-fragmen yang nyata dari orang-orang yang telah berhasil membuka hati seseorang yang mensugesti mereka.
Bagian ketiga, penulis mengajak kita untuk berdiskusi wacana segenggaman manfaat senyuman yang sanggup menebarkan kebahagiaan.Senyuman juga merupakan jalan kesuksesan dan sanggup meningkatkan kepercayaan diri seseorang.
Pada potongan ke empat, penulis menjelaskan dampak senyuman bagi psikologi seseorang. Disini juga membahas esensinya wacana dampak senyuman terhadap kesehatan seseorang, baik itu secara umum maupun secara khusus. Senyuman ternyata juga mempunyai dampak terhadap otak seseorang.
Bagian ke lima, penulis lebih fokus membahas wacana senyum dalam ruang lingkup keluarga. Pondasi dasar yang paling sederhana dari dalam diri seseorang. Penulis bercerita wacana dampak istri yang tersenyum kepada suaminya. Apakah senyumi istri mempunyai mempengaruh ?
Ibu yang handal, yang bisa tersenyum dalam mendidik anak-anaknya merupakan suatu manifestasi positif yang bisa mencerdaskan generasi-generasi penerus bangsa. Interaksi-interaksi yang dilahirkan dari sebuah senyuman bisa membuat ketentraman hati seseorang baik secara fisik maupun secara psikis.
Pada final pembahasan, penulis mengambil sebuah kesimpulan dari apa yang sudah penulis bahas. Senyuman jujur muncul dari dalam hati seseorang yang merupakan kunci yang sanggup merubah kehidupan seseorang ke arah yang lebih baik.
Kelebihan Buku
Buku ini sangat memotivasi bagi siapa saja yang membacanya. Ketika kau membaca buku ini, ekspresi wajah kau niscaya akan senyum-senyum sendiri. Selain itu, buku ini mempunyai ilustrasi-ilustrasi kisah pengalaman seseorang yang bisa menarik perhatian pembaca yang akan menambah gambaran buku ini.
Kekurangan Buku
Kurangnya gambaran dalam buku ini akan menjenuhkan para pembaca, khususnya bagi orang-orang yang tidak suka membaca.
Itulah beberapa teladan resensi buku non fiksi terlengkap dan terbaru beserta pengertian resensi, unsur unsur resensi, manfaat resensi, tujuan resensi, dan cara meresensi buku yang baik dan benar. Semoga sanggup bermanfaat dan sanggup menambah wawasan kau wacana bagaimana caranya meresensi buku non fiksi yang baik dan benar.
Terimakasih sudah share artikel ini 🙂
Komentar
Posting Komentar