50 Teladan Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogatif Beserta Pengertiannya

Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogratif – Kalimat merupakan predikat dalam pandangan anutan struktural yang dianggap sebagai unsur yang sangat penting. Menurut fungsinya, kalimat sanggup diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yaitu kalimat imperatif, kalimat interogatif, dan kalimat deklaratif.


Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih detail mengenai pengertian, ciri-ciri, dan tumpuan kalimat imperatif, deklaratif, interogratif. Berikut ini yakni penjelasannya :





A. Kalimat Imperatif




 Kalimat merupakan predikat dalam pandangan anutan struktural yang dianggap sebagai unsur  50 Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogatif Beserta Pengertiannya
500px.com

Berikut yakni pembahasan lengkap mengenai kalimat imperatif :


Pengertian Kalimat Imperatif


Kalimat imperatif merupakan kalimat yang bersifat memberi perintah atau komando. Dengan kata lain, kalimat imperatif yakni kalimat yang mengandung perintah. Kalimat ini berfungsi untuk meminta atau melarang seseorang semoga tidak melaksanakan sesuatu.


Ciri – Ciri Kalimat Imperatif



  1. Ditandai dengan intonasi yang rendah pada simpulan kalimat.

  2. Menggunakan partikel penegas, penghalus, dan kata ajakan, harapan, larangan, serta permintaan.

  3. Susunan inversi, sehingga predikat dan subjek tidak selalu terungkap.

  4. Pelaku tindakan tidak selalu terungkap.




Jenis – Jens Kalimat Imperatif




 Kalimat merupakan predikat dalam pandangan anutan struktural yang dianggap sebagai unsur  50 Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogatif Beserta Pengertiannya
500px.com

Berikut ini yakni klarifikasi mengenai jenis-jenis kalimat imperatif :


1. Kalimat Imperatif Halus


Imperatif halus merupakan kalimat perintah yang di dalam penulisannya memakai kata-kata yang dianggap sopan. Kata yang biasa dipakai menyerupai tolong, cobalah, silahkan, dan sekiranya.


Contoh :



  • Tolong ambilkan buku itu !

  • Tolong tutup pintunya !

  • Silahkan duduk disana !

  • Cobalah masakan ini, mungkin kau menyukainya !

  • Silahkan anda antri disini !

  • Tolong kirimkan berkas ini ke kantor cabang !

  • Silahkan kau tunggu disini !

  • Tolong matikan lampu !

  • Tolong berikan camilan anggun ini kepada Shafira !

  • Tolong ambilkan saya air minum !


2. Kalimat Imperatif Transitif


Imperatif Transitif merupakan kalimat yang berpredikat verba transitif, menyerupai dengan konstruksi pada kalimat deklaratif.


Contoh :



  • Carilah pekerjaan yang layak !

  • Belikanlah ayahmu jam tangan gres !

  • Ubahlah gaya hidupmu !


3. Kalimat Imperatif Taktransitif


Imperatif Taktransitif merupakan kalimat yang dibuat dari kalimat deklaratif yang sanggup berpredikat verba dasar, frasa adjektif, dan frasa verba yang berprefiks meng- dan ber- ataupun frasa preposisional.


Contoh :



  • Kamu berdiri !

  • Diam semuanya !

  • Kamu Masuk !

  • Kamu menghapus papan tulis !

  • Diam !

  • Kamu keluar !

  • Kamu Duduk !

  • Kamu baris yang rapih !

  • Tenang !

  • Kamu berlari 5 kali !


4. Kalimat Imperatif Ajakan dan Harapan


Kalimat imperatif undangan dan keinginan merupakan kalimat perintah yang didalamnya berisi kata ajakan. Biasanya diawali dengan kata ayo, mari, harap, dan hendaknya.


Contoh :



  • Marilah kita membersihkan lingkungan sekitar !

  • Mari kita melestarikan hutan !

  • Hendaknya kita rajin menabung !

  • Marilah kita bekerja dengan semangat !

  • Ayo kita masuk ke kelas !

  • Ayo kita berangkat sekolah !

  • Ayo kita pulang ke rumah !

  • Mari kita makan siang bersama !

  • Mari kita bersihkan halaman ini !

  • Mari kita rapihkan tempat ini !


5. Kalimat Imperatif Permintaan


Kalimat imperatif permintaan merupakan kalimat perintah yang ditandai dengan adanya kata mohon dan minta. Subjek pelaku kalimat imperatif permintaan yakni pembicara yang sering tidak diperlihatka.


Contoh :



  • Mintalah uang saku kepada bapakmu !

  • Mohon maaflah kepada kedua orang tuamu !

  • Minta perhatiannya sebentar teman-teman !

  • Mintalah doa restu kepada orang bau tanah mu !

  • Mohon diterima dengan baik pertolongan ini !

  • Mohon kerja samanya teman-teman !

  • Mintalah izin kepada orang bau tanah mu !

  • Mohon diterima kado dari saya ini !

  • Mintalah hadiah kepada ayahmu !


6. Kalimat Imperatif Pembiaran


Kalimat imperatif pembiaran merupakan kalimat perintah yang dinyatakan dengan kata biarkan dan biar. Kalimat ini yakni kebalikan dari kalimat imperatif larangan. Kalimat imperatif pembiaran sanggup diartikan membiarkan sesuatu terjadi atau berlangsung.


Contoh :



  • Biarkan saja ia pergi jauh !

  • Biarkan saya makan mie itu !

  • Biarkan saya berjalan kearahnya !


7. Kalimat Imperatif Larangan


Kalimat imperatif larangan merupakan kalimat perintah yang berisi larangan dengan ditandai dengan kata jangan.


Contoh :



  • Janganlah membuang sampah sembarangan !

  • Jangan berhenti mendadak !

  • Jangan mencoret-coret dinding !

  • Jangan berenang di pantai terlalu jauh lantaran sangat berbahaya !

  • Dilarang berjualan di tempat ini !

  • Jangan menciptakan keributan di tempat ini !

  • Jangan kencing sembarangan !

  • Jangan tidur terlalu malam !

  • Jangan merokok di dalam ruangan ini !

  • Jangan berhenti disini !


Baca juga artikel : 7 Contoh Kalimat Persuasif Beserta Penjelasannya !




B. Kalimat Deklaratif




 Kalimat merupakan predikat dalam pandangan anutan struktural yang dianggap sebagai unsur  50 Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogatif Beserta Pengertiannya
500px.com

Berikut yakni pembahasan lengkap mengenai kalimat deklaratif :


Pengertian Kalimat Deklaratif


Kalimat deklaratif merupakan sebuah kalimat yang berisi statement dan bersifat fakta atau opini. Kalimat deklaratif biasanya disebut sebagai kalimat berita.


Kalimat deklaratif dipakai untuk memperlihatkan suatu informasi gosip atau insiden kepada seseorang tanpa mengharapkan respon khusus.


Diantara kalimat lainnya menyerupai kalimat imperatif dan interogatif, kalimat deklaratif lah yang paling sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kalimat deklaratif yakni kalimat yang paling sederhana dan harus memiliki satu subjek dan predikat serta diakhiri dengan tanda petik.


Ciri – Ciri Kalimat Deklaratif



  • Intonasinya yang netral, tidak ada potongan yang dipentingkan dari yang lainnya.

  • Bagian dari kalimat gosip sanggup dijadikan pokok pembicaraan. Dalam hal ini, potongan tersebut sanggup ditempatkan pada awal kalimat atau potongan simpulan kalimat.

  • Susunan kalimat tidak sanggup dijadikan sebagai ciri-ciri lantaran hampir sama saja dengan kalimat yang lainnya.




Jenis – Jenis Kalimat Deklaratif




 Kalimat merupakan predikat dalam pandangan anutan struktural yang dianggap sebagai unsur  50 Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogatif Beserta Pengertiannya
500px.com

Berikut ini yakni klarifikasi mengenai jenis-jenis kalimat deklaratif :


1. Kalimat Deklaratif Aktif


Kalimat deklaratif aktif merupakan kalimat yang bersifat aktif dimana subjeknya melaksanakan tindakan kepada objek.


Contoh :



  • Sebuah sepeda motor menabrak pejalan kaki pagi tadi pukul 17.05 WIB.

  • Aku dan keluargaku mengunjungi Candi Prambanan setahun yang lalu.

  • Arya dan Shafira mendapat beasiswa berguru di Jerman selama 4 tahun.

  • Bapak Presiden meminta seluruh kepala tempat untuk tiba ke istana negara.

  • Abdi menanam bibit pohon rambutan di depan rumahnya.

  • Ibu menteri kelautan menenggelamkan kapal-kapal gila yang mencuri ikan di maritim Indonesia.

  • Puluhan polisi menggebrek rumah yang dipakai sebagai tempat bermain judi.

  • Kancil memakan semua timun petani sehingga tidaka da yang tersisa.

  • Mobil Ayah menabrak seorang pejalan kaki yang sedang melintas.

  • Ibu guru sedang memperlihatkan isyarat kepada murid-muridnya di kelas.

  • Pak Seno membangun rumah gres yang cukup besar di tanah miliknya.

  • Ayah sedang memperbaiki komputer Andi yang sudah rusak.

  • Jessy memberi kucing kesayangannya makanan.

  • Adik memukul kucing itu dengan sangat keras.

  • Ayah membersihkan halaman rumah dengan sapu lidi.

  • Ibu mendidik anaknya dengan penuh kasih sayang.

  • Paman memperabukan sampah yang ada di halaman rumah.

  • Joko menyimpan tabungannya di Bank.

  • Dewi menarik Dinda dengan sangat keras.

  • Belinda meminta adiknya untuk mengerjakan pekerjaan rumah.


2. Kalimat Deklaratif Pasif


Kalimat deklaratif pasif merupakan kalimat yang bersifat pasif, yaitu subjeknya dikenai tindakan oleh objek.


Contoh :



  • Sebuah rumah dirampok oleh sejumlah pencuri yang membawa senjata tajam tadi malam.

  • Sejumlah rumah terbakar habis di tempat Gunung Sari.

  • Polisi itu tertembak oleh teroris yang sedang beraksi.

  • Semua kepala tempat diminta oleh Bapak Presiden untuk menghadiri rapat di Jakarta.

  • Perhiasan gres ibu dicuri oleh pencuri yang beraksi tadi malam.

  • Kapal-kapal gila yang mencuri ikan di maritim Indonesia ditenggelamkan oleh Angkatan Laut Indonesia.

  • Tanaman hias di halaman selalu disiram oleh ibu setiap pagi semoga tetap hidup dan tumbur subur.

  • Arya diajak oleh Deni untuk pergi ke Bandung bersama.

  • Nasi itu dimasak oleh ibu sebagai bekal saya di sekolah.

  • Komputer Fatimah sedang diperbaiki oleh Aji.

  • Uangku disimpan oleh ibu semoga kondusif dan tidak cepat habis.

  • Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan oleh seluruh masyarakat kampung Maju Mundur.

  • Pencuri motor ini dipukuli oleh warga yang mempergokinya.

  • Halaman disapu oleh Ibu dengan sapu lidi.

  • Sampah yang ada di rumah di bakar oleh ayah.

  • Adi diminta oleh Ibu untuk mengerjakan pekerjaan rumah.


3. Kalimat Deklaratif Inversi


Kalimat deklaratif inversi merupakan kalimat yang predikatnya mendahului subjek.


Contoh :



  • Ambilkan bapak koran diatas meja !

  • Atas perhatian Ibu, saya ucapkan terimakasih.

  • Sudah saya bersihkan kamar itu.

  • Sudah saya rapihkan buku itu.

  • Ducurinya komplemen itu di dalam lemari.

  • Pergilah Intan menyusul ayahnya yang pergi ke Balikpapan.

  • Datanglah orang yang selama ini di tunggu-tunggu oleh kami.

  • Disimpannya hadiah pertolongan Arya sebagai kado ulang tahunnya.

  • Menangislah Sinta dengan keras akhir dikerjain oleh Widi.

  • Pulanglah Doni saat ayahnya memanggil.

  • Disusunlah puisi itu oleh Nurlita sebagai bentuk mengekspresikan dirinya.

  • Duduklah ia ketakutan saat melihat penampakan hantu di kamarnya.

  • Singkirkan sampah itu dari pandanganku.

  • Matikan lampu yang ada di ruangan itu.

  • Selesaikan semua tugas-tugas mu yang diberikan oleh ibu guru.

  • Rapihkan tempat tidur kau sebelum berangkat sekolah.

  • Siapkan laporan keuangan itu hari ini.


4. Kalimat Deklaratif Langsung


Kalimat deklaratif pribadi merupakan kalimat yang berupa hasil kutipan pembicaraan seseorang sesuai apa yang ia katakannya.


Contoh :



  • Shafira berkata, “Saya melihat Arya sedang ke masjid pada hari itu,”

  • “Nenek akan tiba mengunjungi kita besok.” Kata bapaku.

  • Ibu guru berkata, “Kita akan pergi study tour ke Malang simpulan semester ini.”


5. Kalimat Deklaratif Tidak Langsung


Kalimat deklaratif tidak pribadi merupakan kalimat yang melaporkan ucapan orang lain.


Contoh :



  • Arya berkata bahwa Shafira sedang sholat di kamarnya.

  • Abdillah menyampaikan bahwa kebakaran itu disebabkan oleh arus listrik yang tidak stabil.

  • Bapak menyampaikan bahwa ia akan pergi ke supermarket bersama Arya pagi ini.


Baca juga artikel : 50 Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks Sesuai dengan EYD !




C. Kalimat Interogatif




 Kalimat merupakan predikat dalam pandangan anutan struktural yang dianggap sebagai unsur  50 Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogatif Beserta Pengertiannya
500px.com

Berikut yakni pembahasan lengkap mengenai kalimat interogatif :


Pengertian Kalimat Interogatif


Kalimat interogatif merupakan kalimat yang berisi pertanyaan yang diajukan kepada seseorang. Kalimat interogatif dibuat untuk mendapat responsi berupa jawaban.


Pada umumnya, kalimat ini selalu diakhiri dengan tanda tanya. Kalimat interogatif biasanya ditandai dengan sebuah kata tanya menyerupai apa, siapa, kapan, dimana, bagaimana dan lain sebagainya.




Jenis – Jenis Kalimat Interogatif




 Kalimat merupakan predikat dalam pandangan anutan struktural yang dianggap sebagai unsur  50 Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, Interogatif Beserta Pengertiannya
500px.com

1. Kalimat Interogatif yang Meminta Pengakuan Jawaban


Jenis kalimat interogatif ini dibuat dengan cara memperlihatkan intonasi tanya pada sebuah kalimat. Biasanya bentuk kalimat ini sudah berisi sebuah balasan atau kalimat tanya yang memperlihatkan kepastian, pilihan, dan juga penawaran.


Contoh :



  • Apakah kau sudah makan ?

  • Apakah kau mencintainya ?

  • Apakah Shafira sanggup menjahit ?

  • Apakah Anda seorang tentara ?

  • Apakah kau mengendarai kendaraan beroda empat itu ?

  • Apakah kau sudah mengerjakan kiprah sekolah ?

  • Apakah Nurlita cendekia melukis ?

  • Apakah ia sanggup bermain bola ?

  • Apakah kau suka membaca ?

  • Apakah Citra hobby menulis ?


2. Kalimat Interogatif yang Meminta Jawaban Kata Tanya


Kalimat yang berisi kata tanya menyerupai apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana dan lain sebagainya.


Contoh :



  • Apa masakan kesukaanmu ?

  • Siapa yang pergi bersama ayah ?

  • Dimana kau letakkan pisau tadi ?

  • Kapan kau pergi ke Jerman ?

  • Bagaimana hasil nilai ujianmu ?


3. Kalimat Interogatif yang Meminta Jawaban Berupa Alasan


Pada kalimat interogatif ini cenderung memakai kata mengapa dan kenapa.


Contoh :



  • Mengapa kau terlambat sekolah ?

  • Kenapa kau tidak sekolah ?

  • Mengapa kau tidak masuk kerja ?

  • Kenapa celana kau kotor ?

  • Mengapa dahi mu terluka ?


4, Kalimat Interogatif yang Meminta Jawaban Berupa Pendapat


Pada kalimat interogatif ini cenderung memakai kata tanya bagaimana.


Contoh :



  • Bagaimana cara kau sanggup mendapat nilai ujian tertinggi ?

  • Bagaimana dengan keadaan ibu kau yang sedang sakit ?

  • Bagaimana kecelakaan tersebut sanggup terjadi ?


Itulah klarifikasi singkat mengenai kalimat imperatif, kalimat deklaratif, kalimat interogatif beserta contohnya. Semoga sanggup menambah wawasan kau dan semoga bermanfaat.


Terimakasih sudah share artikel ini 🙂



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengambil Uang Di Atm Dengan Gampang Dan Cepat (100% Work)

Cara Menciptakan Scrapframe 3D Sendiri Untuk Pemula

7 Fungsi Xilem Dan Floem Lengkap Dengan Pengertian Gambarnya